I choose the hard way. Now it feels even harder and harder for me to stand still. To watch. To listen. To observe.
I choose the hard way. Now i come to think, did i choose the right one? can i even survive from these obstacles?
I choose the hard way. Now it seems i made a quite big mistake. Big enough to make me feel like i'm facing an upcoming fiasco in my life.
I choose the hard way. That's why it feels so hard right now..........................
Tak kenal maka ta'aruflah. Tak tau maka bacalah. Tak faham maka tanyakanlah. "Apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah." (QS. Ali 'Imran: 159)
Senin, 17 Januari 2011
Kamis, 13 Januari 2011
Sepenggal nasihat
Berikut ini 6 penggal nasihat dari DR. 'Aidh Al-Qarni tentang sebab-sebab kesuksesan. Semoga bermanfaat:
1. Keinginan keras, teguh, dan kokoh yang tidak bisa dibatasi dan digambarkan. Dialah yang mampu memindahkan pelakunya kepada barisan tertinggi di antara orang-orang sukses. Dan jikalau mereka ingin berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu."
2. Kesabaran abadi dan usaha terus-menerus, berupa memberi, semangat, kontinu, dan melangkah maju. "Bersemangatlah untuk hal yang bermanfaat bagimu dan minta tolonglah kepada Allah, jangan merasa lemah."
3. Istiqomah di jalan perjuangan, tidak ada keraguan, kekhawatiran, dan malas berusaha. "Apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah." (QS. Ali 'Imran: 159).
4. Mengalahkan hawa nafsu, menghancurkannya, menyia-nyiakannya, menunda-nundanya, dan membatalkannya. Begitu juga dengan harapan-harapannya. "Sesungguhnya nafsu itu menyuruh kepada kejelekan" (QS. Yusuf: 53).
5. Optimis, menunggu masa depan yang cemerlang ber-husnuzhan dengan Allah SWT. dan melihat hari esok dengan pandangan cerah, serta menghancurkan perasaan pesimis, rasa takut yang dilemparkan setan, dan meluluhlantakkannya. "Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir). Sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 268).
6. Tidak menyerah kepada kegagalan dan putus asa ketika tergelincir, atau merasa hancur ketika kalah. "Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, tidak lesu, dan tidak pula menyerah kepada musuh." (QS. Ali 'Imran: 146)
Diambil dari:
Detik-Detik Usia yang Paling Mahal
Karya DR. 'Aidh Al-Qarni
Bab: Sebab-sebab kesuksesan
1. Keinginan keras, teguh, dan kokoh yang tidak bisa dibatasi dan digambarkan. Dialah yang mampu memindahkan pelakunya kepada barisan tertinggi di antara orang-orang sukses. Dan jikalau mereka ingin berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu."
2. Kesabaran abadi dan usaha terus-menerus, berupa memberi, semangat, kontinu, dan melangkah maju. "Bersemangatlah untuk hal yang bermanfaat bagimu dan minta tolonglah kepada Allah, jangan merasa lemah."
3. Istiqomah di jalan perjuangan, tidak ada keraguan, kekhawatiran, dan malas berusaha. "Apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah." (QS. Ali 'Imran: 159).
4. Mengalahkan hawa nafsu, menghancurkannya, menyia-nyiakannya, menunda-nundanya, dan membatalkannya. Begitu juga dengan harapan-harapannya. "Sesungguhnya nafsu itu menyuruh kepada kejelekan" (QS. Yusuf: 53).
5. Optimis, menunggu masa depan yang cemerlang ber-husnuzhan dengan Allah SWT. dan melihat hari esok dengan pandangan cerah, serta menghancurkan perasaan pesimis, rasa takut yang dilemparkan setan, dan meluluhlantakkannya. "Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir). Sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 268).
6. Tidak menyerah kepada kegagalan dan putus asa ketika tergelincir, atau merasa hancur ketika kalah. "Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, tidak lesu, dan tidak pula menyerah kepada musuh." (QS. Ali 'Imran: 146)
Diambil dari:
Detik-Detik Usia yang Paling Mahal
Karya DR. 'Aidh Al-Qarni
Bab: Sebab-sebab kesuksesan
Mandinya dan Bedongnya
Rabu, 12 Januari 2011
Bayi-Bayi Flamboyan
Saya tidak bermaksud menceritakan tentang bayi yang sifatnya flamboyan, boros atau banyak gaya., hehe. It's about babies di bangsal flamboyan. ^^v.
Bayinya teriak-teriak nangis, mau dimandikan dan kedinginan. Ada yang pipis gak bilang-bilang, ada juga yang pipis memancar sampai 3-4 meter menyerang mbak perawat di depannya^^. Seingat saya, baru kali ini saya benar2 menggendong dedek bayi usia 2-3 hari. Dan ternyata berat juga ya, hihi.
Tidak lama kemudian, saya korek keterangan dari mama. Terkuaklah bahwa dulu saya dilahirkan dengan presbo (presentasi bokong), dalam hal ini presbo murni (kaki menekuk sampai ke dada). Mama sampai di episiotomi (digunting vagina nya untuk memperbesar jalan lahir dan mencegah laserasi). Berat lahir ±3.500 gram.
Dari pengalaman sehari di flamboyan ini, mengingatkan saya akan film “Babies” atau “Bébé(s)”. Film dokumenter besutan Thomas Balmes produksi Prancis yang mengikuti perkembangan 4 orang bayi dari lahir sampai usia sekitar satu tahun. Bayi-bayi tersebut berasal dari 2 daerah rural yaitu Ponijao dari Opuwo, Namibia, dan Bayar dari Bayanchandmani, Mongolia, dan 2 bayi dari daerah urban: yaitu Mari dari Tokyo, Japan, dan Hattie dari San Fransisco, USA.
Seruuuu filmnya. Banyak hal yang bisa di dapat. Kita bisa melihat bagaimana metode-medote masing-masing orangtua dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya., I really reccommend this film^^v.
Meminta (baca: berdoa) Tak Kenal Lelah
Diceritakan bahwa seorang badui sedang melakukan perjalanan untuk menunaikan sebuah hajat. Tatkala dia merasa lelah disebabkan perjalanannya, dia beristirahat sambil berpikir untuk kembali saja. Ketika keinginan itu timbul, tiba-tiba dia melihat seekor semut mendaki batu besar dan terjatuh, kemudian mendaki lagi dan terjatuh, mendaki lagi, hingga semut itu berhasil mencapai puncaknya. Maka si orang badui itu pun berkata, "Sesungguhnya saya lebih pantas untuk bersabar dan berketetapan hati dari semut ini." Maka keinginan kembali pun batal, dengan melanjutkan perjalanannya hingga tercapai tujuannya. Dia berujar:
Mintalah, dan jangan bosan meminta
Karena bencana orang yang meminta adalah kebosanan
Apakah kau tidak melihat bahwa tali yang dibelitkan pada batu yang keras dalam jangka waktu lama pasti berbekas juga?
Diambil dari buku: "Mulia ketika Hidup, Mulia ketika Mati"
Karya: DR. 'Aidh Al-Qarni, Bab: Semut dan Kesuksesan
Mintalah, dan jangan bosan meminta
Karena bencana orang yang meminta adalah kebosanan
Apakah kau tidak melihat bahwa tali yang dibelitkan pada batu yang keras dalam jangka waktu lama pasti berbekas juga?
Diambil dari buku: "Mulia ketika Hidup, Mulia ketika Mati"
Karya: DR. 'Aidh Al-Qarni, Bab: Semut dan Kesuksesan
Senin, 10 Januari 2011
Baby steps
I think it's ok to make baby steps. Because these baby steps that will lead us to success.
*For the strength i regain tonight, please stay with me dear cute baby feet ^_- *
*For the strength i regain tonight, please stay with me dear cute baby feet ^_- *
Kamis, 30 Desember 2010
Resolusi 22
Sudah saatnya saya berbenah. Dua hari yang lalu saya benar-benar terpukul atas kenyataan terkait mencit penelitian saya (baca: Ya Allah, saya gamang..) T_T. Kemudian beberapa kejadian kemarin menegur saya dan membuat saya kembali berfikir. Masih terlalu banyak hal yang harus saya syukuri dibandingkan dengan hal-hal yang saya sesalkan. Ya, mundurnya penelitian saya memang mengacaukan rencana saya tahun depan. Tetapi sudah bukan waktunya lagi menyesali dan meratapi. Kini saatnya merencanakan tahun depan dengan sempurna. Momen yang tepat saya rasa. Di penghujung tahun 2010, dan di malam ketika usia saya genap 22 tahun (ya ampuun, sudah tua ya., =), hehe).
Jadi jadi jadi, rencana awal penelitian bulan januari di tengah-tengah comuda disambung KKN, berubah menjadi bulan maret..., :D, Mari kita runut rencana ke depan:
Tuliskanlah dengan pena rencana-rencanamu, lalu serahkan penghapusnya pada Ia yang Maha Kuasa. Manusia hanya bisa berencana, dan selanjutnya Takdir lah yang menentukan.
Jadi jadi jadi, rencana awal penelitian bulan januari di tengah-tengah comuda disambung KKN, berubah menjadi bulan maret..., :D, Mari kita runut rencana ke depan:
- 30 desember - 3 januari: lanjut comuda dan revisi proposal (pos seminar)
- 10 - 15 januari: welcome to obsgyn dear comudas...., :D
- 16 - 21 januari: persiapan KKN
- akhir januari - akhir februari: Mari kita KKN dengan semangat dan fokus, untuk Indonesia yang lebih baik.., he..
- pasca KKN dan pembuatan laporan KKN --> nDak ada kerjaan lagi T_T, yasudah, mudik saja.., sampai mencit-mencitku siap digunakan akhir maret..,
- Maret - April : Penelitian
- Juni : Yudisium (bismillah, semoga bisa tercapai) dan Wisuda S.Ked (aamiin...,^^)
- Juli : Coass (allaahumma aamiin.., bismillah..)
Tuliskanlah dengan pena rencana-rencanamu, lalu serahkan penghapusnya pada Ia yang Maha Kuasa. Manusia hanya bisa berencana, dan selanjutnya Takdir lah yang menentukan.
Langganan:
Postingan (Atom)


